Skip to content

Teropong Bajo

    TEROPONG BAJO
    Location : Manggarai Barat, Indonesia
    Building Type : Cultural Center
    Site Area : 3,338 sqm
    Building Area : 600 sqm
    Appointment Year : 2019
    Service : Concept Design
    Design team : Muhammad Fathoni, Delta Perdana



    Sebuah penelitian mejelaskan secara khusus bahwa suku Bajo memiliki kekampuan luar biasa membaca informasi yang disediakan oleh alam untuk membantu aktivitas mereka saat melaut. Sebuah pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun. Seperti halnya nelayan suku Bajo yang mampu membaca tanda-tanda alam serta rasi bintang dalam aktivitas melaut, konsep penyajian informasi pada Pusat Informasi Pariwisata di Labuan Bajo ini dirancang agar pelancong dapat melihat langsung sejumlah destinasi wisata (sumber informasi) di Labuan Bajo dari satu lokasi. Dengan melihat langsung, pelancong dapat memahami kondisi asli (jarak tempuh, waktu tempuh, cuaca, medan yang dilalui, dll) dari destinasi wisata yang akan dituju. Dengan begitu, pelancong dapat membuat keputusan berupa rencana wisata yang lebih matang.

    Untuk mendukung konsep tersebut, maka lokasi yang dipilih adalah bukit tertinggi yang dapat menyajikan kemudahan pengamatan visual. Pelancong dapat melihat sejumlah destinasi wisata secara langsung hanya dari satu lokasi.

    Bentuk dasar bangunan ini adalah kerucut menyerupai bentuk dari rumah adat Wae Rebo. Bentuk ini dipilih untuk mendukung konsep ruang Pusat Informasi Pariwisata yang mampu menunjukkan sejumlah destinasi wisata secara langsung. Bentuk denah berupa lingkaran, memungkinkan sudut pandang ke arah luar lebih baik tanpa terhalang siku-siku dinding. Pandangan ke arah luar sepanjang 360 derajat, dapat dicapai dengan baik melalui bentuk bangunan seperti ini.

    Teropong, secara sederhana, dapat diartikan sebagai alat bantu melihat objek yang posisinya jauh dari posisi asal pengamat. Dengan menggunakan teropong, pengamat dapat melihat dengan jelas objek yang diteropong karena objek tersebut mengalami perbesaran visual melalui mekanisme kerja teropong.

    Konsep Teropong Bajo bertujuan agar bangunan Pusat Informasi Pariwisata di Labuan Bajo ini, dapat menjadi Teropong bagi pelancong yang berpelesir ke Labuan Bajo. Pelancong dapat melihat destinasi wisata secara langsung (bukan sekedar foto, tulisan, dsb) dari bangunan ini. Teropong Bajo bukanlah sekedar teropong yang membantu pelancong untuk melihat, tetapi harapannya juga dapat membantu pelancong untuk memahami apa yang dilihat serta mengakhiri pengamatan tersebut dengan sebuah keputusan.